2 Jenis Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB (Pakaian Lambung dan Pegon)

Smkyasbam44.id - Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat - Negara Indonesia merupakan negara yang sangat terkenal dengan keanekaragaman kebudayaan. Selain itu, Indonesia menjadi salah satu tempat para orang-orang luar negeri sebagai objek wisata. Apalagi untuk pakaian adatnya, banyak juga yang sampai saat ini masih dipakai oleh masyarakat pada setiap daerah.

Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat

Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat ini adalah pakaian adat tradisional yang sampai sekarang masih digunakan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat. Biasanya, pakaian adat nusa tenggara barat ini digunakan pada kegiatan-kegiatan sehari-hari ataupun acara-acara yang penting. Dan karena Indonesia begitu beragam, pakaian adat nusa tenggara barat ini mempunyai beberapa jenis namanya.

Nah, buat kamu yang masih belum mengetahui tentang Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat ini saya akan mengulaskan untuk kamu. Pasalnya, tidak sedikit pulas masyarakat yang mengenal tentang salah satu pakaian adat tradisional ini. Kebanyakan masyarakat pada umumnya hanya sebatas mengenal dan sebagian pula yang cuek akan kebudayaan ini, sehingga tidak menuntut kemungkinan bisa akan punah.

Mengenal 2 Jenis Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat , merupakan suatuf wilayah yang terdiri dari gugusan pulau kecil ini terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Barat. Deretan antara pulau-pulau ini, ada dua yang berukuran terbesar yakni pulau Lombok dan juga pulau Sumbawa. Kedua pulau 

Namun pakaian adat yang saya kenalkan kepada kamu kali ini tentang "Pakaian Adat Suku Sasa".  Nah untuk pakaian adat yang berasal dari Suku Sasak ini dibedakan menjadi 2 jenis yang digunakan untuk laki-laki dan digunakan untuk perempuan. Berikut penjelasannya dibawah ini !

Lambung dan Pegon merupakan pakaian yang khas dari Suku Sasak. Dimana pakaian adat tradisional ini menjadi bukti kebudayaan suku Sasak yang masih bisa kita jumpai sampai saat ini. Pakaian ini tentunya mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan pakaian dari suku-suku lainnya.

1. Pakaian Adat Lambung

Pakaian Adat Lambung adalah pakaian adat yang khusus untuk digunakan oleh perempuan. Biasanya pakaian adat tradisional ini digunakan dalam rangka menyambut kehadiran tamu dan upacara adat yang dinamakan Mendakin atau Nyongkol.

Pakaian adat Lambung ini mempunyai bentuk baju berwarna hitam dan kerah huruf V tanpa lengan. Keunikannya pada baju pakaian adat tradisional ini dihiasi manik-manik pada tepi jahitan. Yang menjadi ciri khas tersendiri pada pakaian adat Lambung ini lagi bahwa dilengkapi selendang yang memiliki corak Ragi Genep pada bagian bahu kanan dan juga bahu kiri.

Karena Indonesia adalah negara yang beragam tentunya mempunyai beberapa aksesoris seperti sepaasang gelang tangan dan gelang kaki terbuat dari bahan perak anting berbentuk bulat terbuat dari daun lontar. Selain itu ada pula bunga mawar yang terselip di sanggulan rambut memiliki model Punjung Pliset.

2. Pakaian Adat Pegon

Pakaian adat Pegon adalah pakaian adat yang dipakai khusus untuk seorang laki-laki. Pakaian adat tradisional ini berasal dari pengaruh kebudayaan Eropa dan juga Jawa yang pada masa jaman dulu. Pakaian adat Pegon ini pada bajunya memiliki bentuk berupa Jas berwarna hitam.

Sedangkan pada bawahannya menggunakan Wiron ialah motif nangka yang terbuat dari bahan kain pelung hitam. Pakaian Adat Pegon ini memiliki aksesoris lain yang digunakan sebagai menambah nilai-nilai estetika ialah pada seorang laki-laki Sasaselain dari Pegon dan Wiron.

Aksesoris pakaian adat tradisional ini berupa ikat kepala bernama capuq mempunyai bentuk dengan khas Bali. Ada juga aksesoris yang bernaama leang adalah ikat pinggang dipakain kain songket bersulam benang emas dan yang terakhir keris terselip di belakang ikat pinggang.

Nah, itulah diatas tentang pakaian adat yang ada di provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan artikel ini semoga kita tidak mengabaikan kebudayaan yang ada dan menjaga serta melestarikan. Harapannya, kalian semakin mengenal lebih dalam tentang kebudayaan-kebudayaan di Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Barat.